Sabtu, 15 November 2014

Arti Dan Pentingnya Pembukaan Diri

Arti Dan Pentingnya Pembukaan Diri
       1.        Pengertian Membuka diri
Sebagian besar kegiatan komunikasi antar pribadi selalu dimulai dengan kontak disusul dengan interaksi, lalu komunikasi dan terakhir transaksi pesan. Membuka diri adalah awal dari kontak antarpribadi (Alo Liliweri, 2002).
Menurut Johnson pembukaan diri atau self-disclosure adalah mengungkapkan reaksi atau tanggapan kita terhadap situasi yang sedang kita hadapi serta memberi informasi tentang masa lalu yang relevan atau yang berguna untuk memahami tanggapan kita di masa kini tersebut. Membuka diri berarti membagikan kepada orang lain tentang perasaan kita terhadap sesuatu yang telah dikatakan atau dilakukannya, atau perasaan kita terhadap kejadian-kejadian yang baru saja kita saksikan (Johnson, 1981).
Menurut Johnson (dalam Supratiknya, 1995) pembukaan diri memiliki dua sisi, yaitu bersikap terbuka terhadap orang lain dan bersikap terbuka bagi yang lain. Kedua proses yang bisa berlangsung secara serentak itu apabila terjadi pada kedua belah pihak akan membuahkan relasi yang terbuka antara kita dan orang lain. sebagaimana tampak dalam skema berikut:
Menyadari diri sendiri, siapa saya, seperti apa saya. + Menerima diri sendiri, menyadari aneka kekuatan dan kemampuan saya. + Mempercayai anda untuk menerima dan mendukung saya, bersikap terbuka dengan saya. = Bersikap terbuka kepada anda, membagikan aneka gagasan dan perasaan saya,  dan membiarkan anda tahu siapa saya. + Menyadari orang lain, siapa anda, seperti apa diri anda. + Menerima diri anda, menyadari aneka kekuatan dan kemampuan anda. + Dapat dipercaya dengan cara menerima dan mendukung anda, bekerja sama dengan anda, bersikap terbuka dengan anda. = Bersikap terbuka bagi anda, menunjukkan perhatian pada aneka gagasan dan perasaan anda serta siapa diri anda.
            Bersikap Terbuka Kepada Anda + Bersikap Terbuka Bagi Anda = Relasi Yang Terbuka.

2.      Manfaat Membuka Diri
Menurut Johnson (dalam Supratiknya, 1995) beberapa dampak dan manfaat pembukaan diri terhadap hubungan antar pribadi adalah sebagai berikut:
1.         Pembukaan diri merupakan dasar bagi hubungan yang sehat antara dua orang.
2.         Semakin kita bersikap terbuka kepada orang lain, semakin orang lain tersebut akan menyukai  diri kita. Akibatnya, Ia akan semakin membuka diri terhadap diri kita.
3.         Orang yang rela membuka diri kepada orang lain terbukti cenderung memiliki sifat : terbuka, kompeten, ekstrover, fleksibel, adaptif dan intelegen.
4.         Pembukaan diri merupakan dasar relasi komunikasi intim dengan diri sendiri dan orang lain
5.         Membuka diri berarti bersikap realistis. Maka pembukaan diri harus jujur, tulus, dan autentik.
Sedangkan Nilam Widyarini (2009: 102-103) mengemukakan keterbukaaan diri memiliki manfaat bagi masing-masing individu maupun bagi hubungan antara kedua belah pihak. Dengan membuka diri dan membalas keterbukaan kita dapat meningkatkan hubungan dengan orang lain. Secara rinci manfaatnya adalah:
1).        Meringankan
Berbagi dengan orang lain mengenai diri atau persoalan yang kita hadapi, dapat memberikan kondisi psikologis yang meringankan. Contohnya cerita tentang ketidakmampuan menghadapi ujian atau berakhirnya hubungan dengan seseorang. Bagaimana kita mengatasi hal itu? Bagaimana pandangan orang lain? Dengan membuka diri kita memperolah tambahan perspektif yang membantu diri sendiri.
2).        Membantu Validasi (menguji ketepatan) persepsi terhadap realita.
Dengan sudut pandang sendiri kita mungkin cendrung menggunakan ukuran yang idealis menurut diri sendiri. Bila kita mengkomunikasikan hal tersebut dengan seseorang yang tepat (yang memberikan simpati, suportif, dpat dipercaya, dan pendengar yang baik), kita tidak hanya mendapatkan persetujuan, tetapi juga informasi yang diperlukan untuk lebih memahami diri sendiri, yang kita perlukan agar memahami dunia secara lebih realistis.
3).        Mengurangi ketegangan dan stress
Bila kita menghadapi tegangan dan stress karena suatu hal bila tidak diungkapkan akan berkembang menjadi eksplosif (mudah meledak). Sebaliknya bila diungkapkan kepada orang lain kita akan menemukan jalan keluar. Andaikan tidak mendapatkan jalan keluar, setidaknya lebih ringan karena kita merasa tidak sendirian.
4).        Meringankan Fisik
Terdapat keterkaitan antara pikiran dengan sistem tubuh kita. Adanya pengaruh positif pada pikiran (akibat dari pengungkapan diri) berakibat pada fisik. Berbagi atau mengungkapkan diri dengan orang lain, membuat stress kita berkurang, kecemasan berkurang, dan meredakan pula detak jantung dan tekanan darah. Dengan kata lain pengungkapan diri dapat berpengaruh positif terhadap kesehatan fisik selain emosi.
5).        Alur komunikasi yang lebih jelas
Dengan menunjukkan keinginan untuk membuka diri terhadap orang lain, dan menghargai pengungkapan diri orang lain, berarti kita meningkatkan kemampuan untuk memahami sudut pandang atau perspektif yang berbeda. Dengan demikian kita akan lebih percaya diri untuk mengklarifikasi niat-niat atau makna-makna dari orang lain
6).        Mempererat hubungan
Keterbukaan mengembangkan rasa senang yang semakin meningkatkan keterbukaan dan berakibat makin kuatnya rasa senang. Tanpa pengungkapan diri tingkat keeratan hubungan dan kepercayaan berada pada level rendah. Dengan keterbukaan dihasilkan kepercayaan, dan dengan kepercayaan dihasilakan kerja sama.
            3.    Kendala/Hambatan dalam Membuka Diri
Apabila seseorang mengalami hambatan untuk membuka diri, terdapat dua kemungkinan penyebab hambatan tersebut. Pertama, hambatan itu mungkin sekali disebabkan perasaan tertekan, marasa tidak berharga, dan takut mendapatkan respon yang kurang positif. Kedua, mingkin orang tersebut merasa berbeda dengan orang lain, karena pola pikirnya yang berbeda, lebih canggih atau lebih rumit, sehingga orang lain dianggap kurang memahami (Nilam Widyarini, 2009).
4.      Rambu-Rambu Dalam Pengungkapan Diri
Menurut Nilam Widyarini (2009: 100-102) ada rambu-rambu dalam pengungkapan diri agar hubungan menjadi efektif. Rambu-rambu tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1)      Lebih mengungkapkan perasaan dari pada fakta
Bila kita mengungkapkan perasaan kita terhadap orang lain, berate kita mengizinkan orang lain mengenali siapa kita sebenarnya. Contoh informasi bagaimana kita mengembangkan hubungan dengan sauadara-saudari kita membuat orang lain memahami kita dari pada sekedar memberikan informasi bahwa kita memiliki saudara.
2)      Semakin diperluas dan diperdalam
Mungkin kita masih mempunyai perasaan tidak nyaman berbagi pengalaman dengan seseorang yang seharusnya dekat denga kita. Untuk itu diperlukan pegembangan hubungan kearah yang lebih dalam (lebih mengungkapkan perasaan terhadap isu tertentu) dan diperluas (dengan mendiskusikan berbagai isu seperti pekerjaan, keluarga, religious, dan sebagainya.
3)      Fokus pada masa kini bukan masa lampau
Bila berbagai pengalaman soal masa lalu menjelaskan kenapa dulu kita melakukan tindakan tertentu adalah bersifat katarsis (melepaskan ketegangan) tetapi dapat meninggalkan perasaan bahwa kita lemah. Hal ini terjadi terutama bila keterbukaan tidak berlangsung timbale balik. Jadi lebih baik kita focus pada situasi sekarang.

4)      Timbal balik
Kita harus selalu mencocokkan tingkat keterbukaan kita dengan keterbukaan orang yang kita jumpai. Hati-hati jangan terlalu dini membuka diri, sebelum melewati masa-masa pengembangan hubungan yang familier. Disisi lain bila diperlukan, tidak perlu meninggu orang membuka diri. Jangan takut memulai langkah penting menjalin hubungan. Berikan contoh dan orang lain akan menyesuaikan diri . Bila orang tidak merespon secara seimbang hentikan langkah tersebut..
           5.    Pembukaan Diri Dan Ke Insafan Diri
Keinsafan diri juga merupakan langkah pertama ke arah pemahaman diri dan pembuatan keputusan apakah kita berniat mengubah pola perilaku tertentu yang kita miliki kini, ke arah pola perilaku baru yang lebih efektif. Ada dua cara untuk menjadi lebih memahami diri sendiri.
            Pertama, “mendengarkan” diri kita sendiri agar mengenal bagaimana perasaan dan reaksi kita, serta apa yang menyebabkan perasaan-perasaan dan reaksi-reaksi kita itu.
Kedua, dengan meminta umpan balik dari orang lain tentang pandangan mereka terhadap diri kita dan bagaimana reaksi mereka terhadap perilaku kita. Joe Luft dan Harry Ingham melukiskan diri kita ibarat sebuah ruangan berserambi empat yang mereka sebut Jendela Johari sesuai dengan nama depan mereka. Serambi pertama berisi hal-hal yang kita ketahui dan diketahui oleh orang lain, maka disebut daerah terbuka. Serambi kedua berisi hal-hal yang tidak kita ketahui namun diketahui oleh orang lain, maka disebut daerah buta. Serambi ketiga berisi hal-hal yang kita ketahui namun tidak diketahui oleh orang lain, maka disebut daerah tersembunyi. Serambi keempat berisi hal-hal yang tidak diketahui baik oleh diri kita sendiri maupun oleh orang lain, dan disenut daerah tak sadar.
6.      Pemahaman Diri Berkat Umpan Balik Dari Orang Lain
Umpan balik dari orang lain yang kita percaya memang dapat meningkatkan pemahaman diri kita, yakni membuat kita sadar pada aspek diri serta konsekuensi prilaku kita yang tidak pernah kita sadari sebelumnya (Jhonson, 1981).
Tujuan dari umpan balik adalah memberikan informasi konstruktif untuk menolong kita menyadari bagaimana perilaku kita dipersepsikan oleh orang lain dan mempengaruhinya. Umpan balik yang paling bermanfaat adalah yang mampu menunjukkan kepada kita bahwa perilaku kita tidak atau belum se-efektif sebagaimana kita harapkan, sehingga kita dapat mengubahnya agar lebih efektif.
Johnson (1981) memberikan beberapa kiat untuk memberikan umpan balik yang tidak bersifat mengancam, sebagai berikut:
1.   Umpan balik kita arahkan pada perilaku, bukan pada pribadi pelakunya.
2.   Umpan balik dalam bentuk pelukisan, bukan dalam bentuk penilaian.
3.   Umpan balik pada perlaku spesifik tertentu, bukan pada perilaku yang abstrak.
4.   Umpan balik kita berikan segera, tidak ditunda-tunda.
5.   Umpan balik dalam bentuk berbagi perasaan, bukan nasihat.
6.   Umpan balik tidak dipaksakan kepada orang lain.
7.   Umpan balik tidak dipaksakan melebihi kemampuan batas untuk mencamkannya.
8.   Umpan balik diarahkan pada perbuatan yang dapat diubah oleh orang yang bersangkutan.
Pemberi dan menerima umpan balik menuntut keberanian, keterampilan, pengertian, penghargaan yang baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta rasa terlibat.Tujuan umpan balik adalah meningkatkan pemahaman diri orang lain serta perasaan bahwa dirinya dicintai, dihargai, bahwa dirinya mampu dan berharga ( Johnson,1981).





Dampak PerkembanganTeknologi Komunikasi Dan Informasi Terhadap Perilaku Sosial Masyarakat


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan besar pada perkembangan media komunikasi. Istilah media baru muncul untuk mengistilahkan cepatnya pertumbuhan media. Dimana media dan komunikasi mulai terlihat berbeda dalam berbagai elemen dan berbagai bidang. Media baru sering dikaitkan dan dilihat sebagai bagian dari proses perubahan baik sebagai penyebab maupun menjadi akibat dari perubahan yang terjadi. Kemunculan media baru menjadi sebuah fenomena yang mampu membawa perubahan dalam lansekap sosial, teknologi dan budaya atau sering dikatakan sebagai new tecknoculture.
New media merupakan perkembangan dari media-media yang telah digunakan manusia. Keberadaan new media didasari oleh pemikiran modernis pada perkembangan sosial yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang merubah ke arah perkembangan sosial modern. New media  hadir dalam beragam bentuk dan varian yang dibangun dan disesuaikan  pada kebutuhan penggunanya. Listen, Dovey, Sidding dan Kelly dalam Prabowo (2011) mengungkapkan terdapat beberapa bentuk hasil produksi dimana terdapat perubahan bentuk yang dihasilkan dan dimediasikan oleh perkembangan tekhnologi diantaranya:
  • Computer Mediates Communication : email, ruang chat, forum komunikasi yang dimediasikan oleh avatar, situs jejaring sosial, transmisi gambar/video dan suara, the World Wide Web, blog dan gadget pintar lain yang memiliki fasilitas koneksi komunikasi.
  • New ways of distriuting and consuming: dimana teks media yang dikarakteristrikan oleh interaksivitas dan format hypertekstual seperti The World Wide Web, Cd, DVD, podchast dan beberapa platform dari video game.
  • Vitual “realities” : lingkungan yang tersimulasikan dan ruang representasional yang kemudian membentuk dunia baru yang mengadopsi dari dunia yang sebenarnya
  • A whole range of transformation and dislocations of establihed media : sebagai contoh fotografi, animasi, levisi, jurnalisme film dan sinema.
 Dari beragam bentuk media yang disebutkan salah satu bentuk media yang membawa perubahan yang sangat signifikan dalam perubahan sosial, budaya dan pola komunikasi masyarakat adalah computer mediated communication atau komunikasui yang dimediasikan oleh komputer yang perkembangannya sangat ditentukan oleh perkembangan internet yang kemudian disebut sebagai new media.
Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur atau tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermatabat.


Penyebab Terjadinya Perubahan Sosial

1. Sebab intern
          Merupakan sebab yang berasal dari dalam masyarakat sendiri, antara lain:
Dinamika penduduk, yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. Pertambahan penduduk akan menyebabkan perubahan pada tempat tinggal. Tempat tinggal yang semula terpusat pada lingkungan kerabat akan berubah atau terpancar karena faktor pekerjaan. Berkurangnya penduduk juga akan menyebabkan perubahan sosial budaya. Contoh perubahan penduduk adalah program transmigrasi dan urbanisasi.
Ø  Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat, baik penemuan yang bersifat baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama(invention)
Ø  Munculnya berbagai bentuk pertentangan(conflict) dalam masyarakat.
Ø  Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahan- perubahan besar.

2. Sebab Ekstern
          Merupakan sebab yang berasal dari dalam masyarakat sendiri, antara lain:
Ø  Adanya pengaruh bencana alam
Ø  Terjadi peperangan
Ø   Adanya pengaruh kebudayaan lain

A.    Dampak Positif PerkembanganTeknologi Komunikasi Dan Informasi Terhadap Perilaku Sosial Masyarakat
Dampak Positif dari munculnya Teknologi Informasi terhadap masyarakat adalah:
1.   Kita dapat menyelesaikan pekerjaan sengan semakin mudah dibantu perangkat yang semakin berkembang dan praktis.
2.   Kita mampu berkomunikasi dengan orang lain melalui fasilitas e-mail, chat, bahkan saling bertatapan hanya dengan melalui internet.
3.   Munculnya berbagai jenis jejearing sosial dari adanya teknologi informasi.
4.   Kita dapat dengan mudah untuk mencari informasi tentang suatu hal melalui internet.
5.   Kita juga dimungkinkan untuk berbelanja melaui internet.
6.   Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi bahkan internet dapat kita akses di genggaman tangan kita sendiri, yaitu melalui handphone.
7.   Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
8.   Media pertukaran data, para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
9.   Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
10. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
11. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi
12. Perubahan Tata Nilai dan Sikap menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
13. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. adanya suatu perubahan menuju masyarakat yang lebih maju, lebih modern, lebih beradab. berkembangnya pola pikir manusia, khususnya indonesia, menjadi lebih terbuka dan tidak fanatik sempit
14. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
15. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK.
16. Salah satu teknologi komunikasi yang bermanfaat adalah e-book . e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis.



B.     Dampak Negatif PerkembanganTeknologi Komunikasi Dan Informasi Terhadap Perilaku Sosial Masyarakat
Dampak Negatif dari munculnya Teknologi Informasi terhadap masyarakat adalah:
1.   Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.
2.   Munculnya budaya plagiarisme.
3.   Dengan mudahnya informasi di cetak ulang tanpa izin dari pemberi informasi atau tanpa menulis sumbernya. hal ini udah biasa kita sebut ‘copast’ copy paste.
4.   Munculnya pornografi/konten konten dewasa.
5.   Munculnya pencurian dengan mengambil/menghack.
6.   Mungkin ini merupakan kesenangan atau kelebihan ilmu si pencuri namun tetap saja pencurian itu tidak dibenarkan.
7.   Dengan semakin mudahnya berbelanja lewat internet kita dapat meningkatkan budaya konsumsi yang menimbulkan sifat boros dan tentu berefek tidak baik untuk kantong.
8.   Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu langsung.
9.   Dari perubahan sifat sosial tersebut mengakibatkan pola perubahan pada interaksi.
10. Meluasnya perjudian.
11. Dengan jaringan yang tersedia penjudi tidak perlu ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.



New Media dan Perubahan Budaya Komunikasi
Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Untuk memenuhi kebutuhannya manusia harus melakukan interaksi dan berkomunikasi dengan manusia lain. Satu-satunya alat untuk dapat berhubungan dengan  orang lain di lingkungannya adalah komunikasi baik secara verbal maupun  non-verbal. Melalui komunikasi kita berbicara dengan diri kita sendiri, mengenal serta mengevaluasi diri sendiri; melalui komunikasi kita berkenalan serta berinteraksi dengan orang lain, dan mengungkapkan perasaan kita terhadap orang lain; dan melalui komunikasi kita memecahkan segala macam persoalan, mengembangkan gagasan baru, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan orang lain. Terlebih saat ini kita telah memasuki sebuah era yang disebut sebagai “masyarakat informasi” (Information society), yaitu sebuah era yang masyarakat nya telah menjadikan komunikasi sebagai sebuah komoditas demi kepentingan-kepentingan ekonomi.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang menghasilkan media baru yang digunakan dalam proses interaksi dan komunikasi. Media baru hadir untuk mempermudah proses komunikasi yang dilakukan. Namun,  kehadiran media baru berdampak pada  perubahan budaya berkomunikasi. Sebelum berkembangnya internet dan gadget-gadget yang menawarkan kemudahan dalam berkomunikasi, budaya tatap muka merupakan hal utama dalam proses interaksi dan dapat terjadi setiap harinya. Pada saat itu tatap muka merupakan media paling efektif untuk berinteraksi dan berkomunikasi baik menyampaikan pesan atau pemenuhan kebutuhan informasi. Masyarakat tidak tergantung pada alat komunikasi modern seperti telepon. Budaya komunikasi yang dijalin dengan cara “face to face”. Sehingga pertukaran informasi pun bersifat langsung tanpa perantara berupa media sehingga pesan yang disampaikan dari komunikator langsung diterima oleh komunikan yang dituju. Namun saat ini dengan perkembangan teknologi komunikasi, budaya komunikasi pun mengalami pergeseran dan perkembangan diawali dengan hadirnya surat menyurat kemudian munculnya teknologi telepon yang dikembangkan menjadi handphone yang menggeser kedudukan surat konvensional menjadi SMS, hingga munculnya cyber media, atau media online dan media sosial, sedikit demi sedikit budaya tatap muka ditinggalkan oleh masyarakat.
 Kehadiran internet yang membuka jalan media baru untuk hadir ditengah masyarakat yang memberikan layanan kemudahan dalam berinteraksi serta berkomunikasi dengan sesama pengguna membawa pengaruh besar dan kemudian membentuk budaya baru dalam berkomunikasi. Sebagai contoh untuk pengucapan hari raya Idul Fitri yang merupakan hari besar umat Islam dalam budaya berkomunikasi masyarakat kita yaitu dengan datang bersillaturahmi dari rumah ke rumah, bersalaman dan bertatapan muka, saling berbicara kepada sesama umat yang menjalankannya. Jarak yang dekat maupun jauh bisa bertemu langsung. Namun dengan kehadiran media sosial dan layanan dari media komunikasi hasil perkembangan teknologi informasi dan komunikasi banyak orang yang menggunakannya merasa cukup dengan mengucapkan melalui media sosial atau melalu gadget yang mereka miliki. Media baru memang membentuk budaya baru yang memudahkan kita untuk berkomunikasi, tetapi budaya silaturahmi ini seakan-akan mulai memudar dan bahkan menghilang.
            Perkembangan teknologi komunkasi berkembang secara cepat pada zaman sekarang. Orang-orang berlomba-lomba dalam menemukan teknologi terbaru untuk memudahkan kehidupan manusia.dimana zaman sekarang kita dapat meneima informasi dengan sangat cepat yaitu dengan hitungan detik saja.
Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuh .

Perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia.

Jumat, 04 Juli 2014

Star In My Heart


Rasa untukmu mungkin telah hilang
Dan kau hanya bagian dari masa lalu
Dalam hidupku
Namun dirimu
Takkan pernah terganti
Dan takkan pernah hilang
kau kan slalu di hatiku
Sebagai bintang
Yang tak mungkin bisa kupetik & kumiliki
Biarlah aku merindukan seseorang
Yang akan menjadi matahari untukku
Dan slalu menyinari hari-hariku degan cinta
Yang sinarnya takkan pudar
Walau senja tiba
Dan mengalahkan cahaya bintang
Di siang hari
Walau tak tampak di malam hari

Cahaya rembulan kan menggantikannya

Antara Fiktif Dan Realitas

          Fenomena yang terjadi saat ini dalam industri pertelevisian Indonesia telah mengalami krisis kreativitas. Televisi hanya mengejar rating dan keuntungan, tapi tidak memperhatikan mutu dan kualitas dari acara-acara yang ditayangkan. Sering kali kita melihat jika di salah satu stasiun TV mempunyai program acara yang memiliki rating tinggi dan banyak diminati masyarakat, maka stasiun TV lain akan berlomba membuat kemasan acara yang sama dengan judul berbeda. Seakan para kru dan tim kreatif acara tersebut tidak memiliki ide yang baru untuk membuat program acara lain yang berbeda. Akhirnya acara tersebut terkesan asal-asalan dan tidak memperhatikan unsur pendidikan, etika, maupun budaya bangsa kita. Dan pastinya sangat tidak layak untuk disaksikan.
       Salah satu program acara televisi yang banyak menuai kritik dan kontra dari masyarakat karena dianggap tidak layak untuk di tonton yaitu reality show. Dari beberapa artikel yang saya baca di internet dan dari hasil pengamatan saya sendiri, reality show yang ada saat ini hanya temanya saja yang bertajuk reality tapi isinya sudah bukan lagi reality. Alias sudah di rekayasa dan dibuat seolah-olah nyata, padahal pembuatannya menggunakan scenario dan penyutradaraan serta melibatkan pemain bayaran.       
            Kalau sudah begitu lalu apa bedanya reality show dengan sinetron? Kenapa dinamakan reality show, kalau isinya bukan realitas? Kenapa sutradara dan kru-nya tidak membuat sinetron saja? Hal tersebut dilakukan tidak lain karena alassan untuk menghibur dan mendapatkan rating yang tinggi.
Acara realitas (bahasa Inggris: reality show) adalah genre acara televisi yang menggambarkan adegan yang seakan-akan benar-benar berlangsung tanpa skenario, dengan pemain yang umumnya khalayak umum biasa, bukan pemeran. Acara realitas umumnya menampilkan kenyataan yang dimodifikasi, seperti menaruh partisipan di lokasi-lokasi eksotis atau situasi-situasi yang tidak lazim, memancing reaksi tertentu dari partisipan, dan melalui penyuntingan dan teknik-teknik pascaproduksi lainnya. Acara realitas biasanya menggunakan tema seperti persaingan, problema hidup, kehidupan sehari-hari seorang selebritis, pencarian bakat, pencarian pasangan hidup, rekayasa jebakan, dan diangkatnya status seseorang dengan diberikan uang banyak, atau yang perbaikan kondisi barang kepemilikan seperti perbaikan rumah atau perbaikan mobil. ( sumber : Wikipedia bahasa Indonesia).
Tapi pada kenyataannya reality show yang ada saat ini sudah banyak melenceng dari yang seharusnya. Bahkan yang terbaru reality show dibuat hanya untuk kepentingan politik. Seperti reality show mewujudkan mimpi indonesia yang tayang di stasiun RCTI. Semua orang yang melihat tayangan ini pasti sudah tau kalau acara tersebut hanya untuk mendongkark popularitas dari Wiranto dan Hari Tanoesoedibjo yang berniat mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres pada pemilu 2014. Acara tersebut juga sudah pernah ditegur oleh KPI pada bulan februari lalu. Karena salah satu episodenya menampilkan Wiranto yang menyamar sebagai tukang becak di kota Solo.
"KPI menilai bahwa program siaran tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi pemilik lembaga penyiaran bersangkutan dan/atau kelompoknya. Hary Tanoesoedibjo selaku pemilik lembaga penyiaran adalah Ketua Pertimbangan dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik," isi Teguran Tertulis tertanggal 12 Februari yang tertera dalam situs resmi KPI.
            Dan dari pengamatan yang saya lakukan pada jumat 16 Mei 2014, acara mewujudkan mimpi Indonesia sudah tidak lagi menampilkan dua figur tersebut.
Pada 17 Mei 2014 kemarin saya juga menyaksikan acara super trap yang tayang di Trans TV. acara ini bertema rekayasa jebakan dan bertujuan untuk menghibur atau membuat orang tertawa. Tapi, saat menonton acara tersebut menurut saya sama sekali tidak lucu dan tidak membuat saya tertawa. Pada segmen pertama acara tersebut menampilkan duo sabun colek dan kelompok pecinta alam yang mengikuti semacam latihan kepolisian. Lalu mereka tidak menyadari kalau sedang dikerjain. Begitu pun pada segmen berikutnya yang menampilkan Saipul Jamil dan pejalan kaki yang dijebak dan dikejutkan oleh segerombolan orang yang berpenampilan seperti bayi mengerubunginya. Dan Setelah tahu dikerjain, ekspresi mereka biasa saja dan kelihatan kalau itu sduah pakai scenario. Benar-benar tidak kreatif dan lebay. Tujuannya untuk menghibur, tapi saya tidak merasa terhibur malah saya merasa geli sendiri ketika menonton acara tersebut.
            reality show tersebut sebenarnya sudah pernah mendapat teguran oleh KPI. Karena salah satu episodenya yang tayang pada tahun 2012 dinilai tidak etis, tidak bermoral dan melanggar privasi karena memasang kamera tersembunyi di toilet. yang sudah jelas tertulis pada PERATURAN KOMISI PENYIARAN INDONESIA terbaru yakni Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang PEDOMAN PERILAKU PENYIARAN pada Bagian Keenam tentang Perekaman Tersembunyi Program Nonjurnalistik pada pasal 32 disebutkan: Lembaga penyiaran yang melakukan peliputan program nonjurnalistik dengan menggunakan rekaman tersembunyi wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut:a. tidak untuk merugikan pihak tertentu;b. jika usaha perekaman tersembunyi diketahui oleh orang yang menjadi objek dalam perekaman, maka perekaman tersembunyi wajib dihentikan sesuai dengan permintaan;c. tidak disiarkan apabila orang yang menjadi objek dalam perekaman menolak hasil rekaman untuk disiarkan;d. tidak disiarkan secara langsung; dan e. tidak melanggar privasi orang-orang yang kebetulan terekam.
Memang sudah banyak reality show yang ditegur dan dihentikan penayangannya oleh KPI seperti reality show termehek-mehek (Trans TV), tukar nasib (SCTV), Play boy kabel (SCTV), dan masih banyak lagi. Harusnya hal itu menjadi pelajaran bagi stasiun-stasiun televis dalam membuat tayangan yang tidak hanya mengejar rating. Tapi juga memikirkan dampak sosial serta mematuhi aturan-aturan yang ada. Dengan banyaknya pengalaman dari stasiun-staiun televisi tersebut harusnya mereka sudah bisa memilah mana tayangan yang layak di pertontonkan mana yang tidak.
Sebenarnya masih ada juga acara reality show yang lebih layak di tonton seperti Bedah rumah. Tapi acara tersebut sudah lama hilang dari layar kaca, apalagi kalau bukan karena rating.
Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menghibur masyarakat melalui televisi dan acara reality show. Banyak cerita-serita yang inspiratif dimasyarakat  yang lebih layak diangkat ke dalam acara reality show.


Untuk Hari Esok

Mentari pagi menyapa
Sinarnya nan cerah
Menghapus dinginnya embun pagi
Kulangkahkan kaki
Menuju gerbang harapan
Kumulai hari ini
Dengan sejuta cita serta doa
Tuk menyongsong hari esok
Hari-hari yang menjadi jejak perjalananku
Untuk meraih satu tujuan
Dimana masa depan menanti

Kemeja Putih

Bukan bintang ataupun matahari
Kamu seperti yang lain
Bagai malaikat tanpa sayap
Yang nampak sejenak
Lalu menghilang
Seperti komet yang melintas cepat
Walau tahu takkan bisa
Menembus atmosfer hatiku
Kau berlalu
Dalam waktu yang begitu singkat
Namun...
Kemeja putih dan senyum manismu
Telah menembus radar ingatanku

-WS-

Jauh

Hari ini sangat melelahkan, sekaligus melegakan. Karena hari ini ujian final telah usai. Tidak terasa aku akan menginjak semester kedua. Waktu memang berjalan begitu cepat. Perasaan baru kemarin aku menginjakkan kaki di kampus, mengenal orang-orang baru, mempelajari banyak hal yang baru, dan masih banyak lagi pengalaman serta pengetahuan baru yang  aku dapatkan selama semester satu ini. Dan sekarang semester satu sudah hampir selesai.

Dua puluh menit lagi aku sampai dirumah. Sambil menikmati perjalanan aku mencoba mencari ide untuk membuat cerpen. Beberapa saat aku berpikir.Tapi tak satupun ide yang muncul di kepalaku. Malah aku memikirkan sesuatu yang sudah lama aku kubur jauh dari ingatanku. Aku pikir aku sudah melupakannya. Karena aku sudah tidak pernah memikirkannya lagi. Tapi kenapa bayangnya tiba-tiba muncul dalam ingatanku saat ini.

Tujuh tahun. Tidak terasa sudah tujuh tahun lebih aku tidak bertemu dengan dia. Dan selama itu pula aku telah berusaha melupakannya. Bayangnya pun telah terganti oleh bayang-bayang bintang lain. Di mimpiku dia juga tak pernah hadir lagi. Aku menutup mata berharap bayangannya menghilang. Tapi saat aku membuka mata, aku justru semakin memikirkannya.

Wajah, senyuman, dan tatapan matanya yang hangat. Terus memenuhi pikiranku. Aku menyukainya sejak pertama kali aku melihatnya. Entah dihari keberapa sejak aku pindah sekolah dan sekelas dengannya. Semua masih tampak jelas di ingatanku.

Aku masih ingat salah satu kenangan saat bersamanya dulu. Waktu itu kami sedang kerja bakti di sekolah. Saat aku sedang membersihkan kaca sendirian, tiba-tiba dia muncul di hadapanku dan membersihkan kaca bagian luar yang sedang aku bersihkan. Bak adegan di film atau sinetron. Jarak kita begitu dekat. Hanya dibatasi oleh kaca. Saat aku menatapnya, dia tersenyum. Lalu mengalihkan tatapannya ke kaca yang dia bersihkan. Aku merasakan suatu getaran yang aneh dihatiku. Karena malu dan takut dia sadar kalau aku terus menatapnya, akhirnya aku pindah ke kaca yang lain. Walau dalam hati aku berharap moment itu tidak cepat berakhir.

Seiring berjalannya waktu, aku terus memendam perasaanku. Hingga kami lulus dan masuk di SMP yang berbeda. Walau kadang tanpa sengaja aku bertemu dengannya di angkot, tapi sudah tidak ada lagi canda maupun tawa di antara kami. Sapaanpun tak ada. Kami seperti orang yang tak pernah saling mengenal. Tapi rasa itu tak pernah hilang. Bahkan hingga kini, di saat  aku telah menginjak bangku kuliah. Aku tetap menyukainya. Bagiku dia bukan hanya sekedar cinta monyet seperti yang banyak dikatakan orang. Dia adalah cinta pertama yang tak tergantikan.

Aku berbalik untuk merasakan hembusan angin dari jendela mobil. Seketika aku terpana. Nafasku terasa sesak, jantungku berdetak lebih cepat, perasaan itu hadir lagi. “ Oh tuhan, apakah ini sebuah kebetulan?” Ucapku dalam hati. “Kenapa dia hadir di hadapanku ketika aku sedang memikirkannya?” Mataku terus memandang sosoknya yang mungkin hanya beberapa meter jaraknya dari angkot yang aku tumpangi. Dekat. Jarak kita memang dekat. Tapi kita tetap jauh. Sejak dulu, sekarang, dan mungkin selamanya. Aku hanya bisa menatapnya dari kejauhan. Kini dia berlalu bersama terbenanmnya senja. Dia  semakin menjauh hingga dia benar-benar menghilang dari pandanganku. Dia hadir hanya dalam waktu yang begitu singkat. Tapi kehadirannya menyadarkanku kalau perasaanku padanya masih ada dan tak berubah. Aku belum benar-benar melupakannya. Dia masih ada bahkan setelah tujuh tahun berlalu.

First love is never die, mungkin kata-kata itu memang benar. Karena cinta pertama memang tak pernah terganti meski hanya sebuah rasa yang terpendam.

Selesai




-WS-


Dalam Sepiku



Sahabat . . . 
Tanpamu 
Duniaku terasa gelap
Hidupku tak lagi berwarna
Kujalani hari tanpa semangat

Sahabat . . . 
Sepi ini begitu mencekam
Hariku tak pernah tenang
Di pikiranku hanya ada kamu
Dan kenangan tentang kita

Sahabat . . . 
Andai kau ada di sini
Menemani hariku
Mungkin
Aku takkan merasa sendiri


-WS-